Maknai Masa Lampau Demi Kemajuan Masa Depan dalam Pekan ASI

pembukaan-pekan-asi-sedunia-Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) yang diperingati setiap tahun pada minggu pertama Agustus telah sampai pada peringatan yang ke-20 tahun ini, tema global yang diangkat adalah Understanding the Past, Planning for the Future. Sedangkan perayaan acara puncak Pekan ASI Sedunia (PAS) 2012 di Indonesia mengambil tema “Maknai masa lampau demi kemajuan masa depan” dengan slogan “Menyusui adalah Hak Ibu dan Anak”. Kegiatan yang dilakukan Rabu 19 Agustus di Balai Kartini ini dibuka secara resmi oleh Ibu Menkes dr. Nafsiah Mboy, Sp.A.

Dalam sambutannya, beliau mengemukakan cakupan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia masih rendah dan menunjukkan perkembangan yang sangat lambat.

 

“Data Susenas 2010 menunjukkan bahwa baru 33,6% bayi kita mendapatkan ASI, tidak banyak perbedaan dengan capaian di negara lain di Asia Tenggara," ungkap Menkes.

menkes-apresiasi-klaten-Ibu Menkes juga menyoroti beberapa faktor penyebab rendahnya cakupan ASI eksklusif di Indonesia. Data Riset Fasilitas Kesehatan Dasar 2011 mengungkapkan bahwa baru sekitar 40% Rumah Sakit yang melaksanakan Rumah Sakit Sayang Ibu dan Bayi sebagai penerapan 10 Langkah Keberhasilan Menyusui. Selain itu, hasil rapid assessment 2010 menemukan banyak Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta menerima sponsor dan hadiah berupa sampel susu formula, tas kit, kalender, ballpoint, blok note, Kartu Status Anak dan bentuk lainnya yang melemahkan upaya peningkatan ASI Eksklusif.

Dilain sisi, Menkes mengungkapkan penyebarluasan informasi di antara petugas kesehatan dan masyarakat ternyata juga belum optimal. Hanya sekitar 60% masyarakat tahu informasi tentang ASI dan baru ada sekitar 40 % tenaga kesehatan terlatih yang bisa memberikan konseling menyusui.

Melihat kenyataan ini, Menkes mengajak berbagai lapisan masyarakat untuk mendukung para ibu agar mau memberikan ASI eksklusif kepada bayinya. Serta peran dari para ayah juga sangat penting dalam keberhasilan menyusui. Pihak perusahaan dan kantor-kantor pemerintahan juga dihimbau agar menyediakan ruang laktasi khusus untuk ibu menyusui.


"Pemberian ASI eksklusif adalah hak ibu dan anak. Jika kita tidak dapat memberikannya, itu artinya kita merampas hak ibu dan anak," tegas Menkes.

lomba-standing-banner-Dalam acara ini diadakan Seminar Nasional tentang ASI dan lomba Standing Banner ASI yang diikuti oleh Dinas Kesehatan Provinsi seluruh Indonesia.

abat small

phbs small

desa-siaga small

sehat-sampai-tua small

Video Hari Ini

Contact Information

  • Alamat: Gedung Prof. Dr. Sujudi Lantai 10 Jalan H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9
  • Tel: (021) 5221224
  • Fax: (021) 5203873

icon facebookicon twitter

Quotes

Banyak orang di dunia yg terlalu banyak mengamati kesehatannya, sehingga mereka tidak sempat menikmatinya.