1. Ketika Sahur banyak makan berserat seperti buah dan sayur, kurangi lauk yang berminyak serta banyak minum air putih
  2. Beraktifits seperti biasa, puasa bukan alasan kita bermalasan
  3. Jangan tinggalkan ibadah wajib, perbanyak ibadah sunnah di sela kesibukan
  4. Waktu berbuka puasa mulai dengan segelas air hangat dan makanan manis
  5. Puasa bukan berarti menambah porsi makan, makan malam dengan porsi yang sesuai dan bergizi seimbang
  6. Bagi ibu hamil dan penderita penyakit menahun, ikuti arahan petugas kesehatan ketika niat puasa
  7. Bagi perokok jadikan puasa sebagai latihan berhenti merokok, 12 jam berhenti merokok, kenapa tidak seterusnya ?
  8. Istirahat cukup, bersiap sahur esok hari
  9. Kurangi memilih makanan manis, asin dan berlemak

Agar Ramadhan Kita Sehat dan Berkah

  1. Ketika Sahur banyak makan berserat seperti buah dan sayur, kurangi lauk yang berminyak serta banyak minum air putih
  2. Beraktifits seperti biasa, puasa bukan alasan kita bermalasan
  3. Jangan tinggalkan ibadah wajib, perbanyak ibadah sunnah di sela kesibukan
  4. Waktu berbuka puasa mulai dengan segelas air hangat dan makanan manis
  5. Puasa bukan berarti menambah porsi makan, makan malam dengan porsi yang sesuai dan bergizi seimbang
  6. Bagi ibu hamil dan penderita penyakit menahun, ikuti arahan petugas kesehatan ketika niat puasa
  7. Bagi perokok jadikan puasa sebagai latihan berhenti merokok, 12 jam berhenti merokok, kenapa tidak seterusnya ?
  8. Istirahat cukup, bersiap sahur esok hari
  9. Kurangi memilih makanan manis, asin dan berlemak
  1. Selalu lakukan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) (makan bergizi, istirahat cukup dll). Ini penting karena penyakit terjadi karena ketidaak seimbangan antara host, agent, environment
  2. ‎Rajin dan seringlah Cuci Tangan Pakai Sabuh (CTPS), yang secara ilmiah sudah terbukti dapat mencegah penularan penyakit
  3. Sedapat mungkin gunakan masker bila sedang dalam kerumunan orang
  4. Bila memang punya penyakit kronik (DM, penyakit jantung paru kronik, gangguan ginjal atau penyakit kronik lain), maka cek lah ke dokter anda sebelum bepergian ke jazirah Arab,dan gunakan obat rutinnya secara teratur
  5. Kalau selama di Arab ada keluhan batuk, demam dll (sesak) yang cepat (dalam 1-2 hari) memburuk, maka segera konsultasi pada petugas kesehatan.
  6. Bila dalam kurun waktu 14 ‎hari sampai di tanah air mengalami keluhan2 batuk, demam dll (sesak) yang cepat (dalam 1-2 hari) memburuk, maka segera konsultasi pada petugas kesehatan, dan beritahu petugas kesehatan bahwa anda baru kembali dari Arab
  7. Karena situasi penyakit MERS CoV ini m‎ungkin saja berubah dari hari ke hari, maka kalau memang ada rencana Umroh atau bepergian ke jazirah Arab maka selalu ikuti berita akurat mutakhir tentang perkembangan MERS CoV ini.

Menaikkan Pajak Rokok : Kebijakan Efektif Untuk Menurunkan Angka Perokok

Pajak rokok akan menaikkan harga rokok, konsumen cenderung untuk malas membeli jika harga rokok mahal. Menaikkan pajak rokok 10% akan menurunkan 4% konsumsi rokok di negara dengan income tinggi dan menurunkan 5% konsumsi rokok di negara dengan income tinggi.

Menaikkan Pajak Rokok : Selamatkan Banyak Nyawa

Pajak rokok membuat harga jual rokok mahal, masyarakat akan malas membeli rokok. Mereka lama kelamaan akan berhenti merokok. kesehatan meningkat. Kematian akibat penyakit risiko merokok berkurang. Jika negara menaikkan pajak rokok sampai 50% akan menurunkan perokok sampai 49 Juta dan akan menyelamatkan nyawa sampai 11 Juta.

 Menaikkan Pajak Rokok : Lebih Banyak Pendapatan Negara

Kenaikan pajak rokok merupakan solusi bersama karena antara pendapatan negara, kesehatan masyarakat dan pemerintah. Pendapatan negara yang besar karena pajak rokok ini dapat digunakan untuk kesehatan dan kepentingan publik yang positif. Jika pajak 1 bungkus rokok naik  50% seluruh negara akan mendapat tambahan 101 Milliar US $. 

Industri Tembakau Menentang Upaya Meningkatkan Pajak Rokok

 "Dari semua masalah, ada satu yang harus kita waspadai : PAJAK. Pembatasan pemasaran rokok dan area tanpa rokok bagi perokok pasif akan menekan penjualan rokok, namaun PAJAK menekan jauh lebih parah."

-Philip Morris- Pemilik sahan perusahaan rokok terbesar

  

 

Sidang Majelis Kesehatan Dunia atau World Health Assembly (WHA) menyepakati bahwa minggu terakhir di bulan April setiap tahunnya merupakan Pekan Imunisasi Dunia (PID) atau World Immmunization Week (WIW). Tahun ini, pekan imunisasi dunia dilaksanakan pada tanggal 23-30 April 2014. Tema global peringatan PID 2014 adalah Are You Update?, sementara di Indonesia menyusung tema Imunisasi Untuk Masa Depan Yang Sehat.

Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PP dan PL) Kemenkes RI, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K), MARS, DTM&H, DTCE, menyatakan bahwa pada peringatan Pekan Imunisasi Dunia (PID) 2014 akan dilaksanakan Pelayanan Sepekan Imunisasi kepada bayi dan Balita, utamanya yang belum melengkapi imunisasi dasarnya di Puskesmas, RS dan lainnya.

Selain itu, juga dilakukan Drop Out Follow Up untuk melengkapi imunisasi anak yang terlewat, Sementara itu, puncak peringatan PID 2014 baru akan dilaksanakan pada awal Mei mendatang, tutur Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, di sela-sela penjelasannya pada kegiatan temu media di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta (21/4).

Indonesia Bebas Polio

Pada 27 Maret 2014, Indonesia menjadi 1 dari 11 negara South East Asian Region (SEAR) yang berhasil menerima sertifikat Bebas Polio dari Badan Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO), di South-East Asia Regional Office WHO, New Delhi, India. Kesebelas negara tersebut, yaitu: Bangladesh, Bhutan, India, Korea Selatan, Maladewa, Myanmar, Nepal, Sri Lanka, Thailand, Timor Leste, dan Indonesia.

Beberapa negara lain di dunia masih mempunyai kasus polio. Untuk bertahan agar terus bebas polio, Indonesia tetap harus melaksanakan imunisasi polio dengan cakupan yang tinggi dan merata serta meningkatkan surveilens kasus lumpuh layu.

Read more...

abat small

phbs small

desa-siaga small

Contact Information

  • Alamat: Gedung Prof. Dr. Sujudi Lantai 10 Jalan H.R. Rasuna Said Blok X5 Kav. 4-9
  • Tel: (021) 5221224
  • Fax: (021) 5203873

icon facebookicon twitter

Quotes

Banyak orang di dunia yg terlalu banyak mengamati kesehatannya, sehingga mereka tidak sempat menikmatinya.